Ruhermansyah : Perempuan Harus Berdaya Dalam Pemilu 2024
|
Ketua Bawaslu Kalbar memberikan sambutan dalam sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif di Singkawang
Bawaslu - Singkawang, " Kita harapkan perempuan ini bisa hadir sebagai pemimpin. Artinya ketika mereka hadir untuk memilih calon yang akan dipilih, mereka juga harus tau modus pelanggaran, praktek-praktek yang di larang, sehingga mereka nanti bisa menjaga dirinya dan tidak terjerat ke pelanggaran pemilu," ucap Ruhermansyah selaku Ketua Bawaslu Kalbar dalam sambutan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Dengan Stakeholder Tahun 2022 di Kota Singkawang Kalimantan Barat. 4/12/22.
Sosialisasi ini adalah dalam rangka persiapan pengawasan penyelenggaraan pemilihan umum serentak tahun 2024 dengan mengangkat tema perempuan berdaya mengawasi di Kota Singkawang.
Hadir menjadi narasumber pada sosialisasi ini adalah tenaga ahli Bawaslu RI Achmad Tohir dan penggiat Pemilu Ida Budiarti.
Achmad Tohir mengatakan Dalam amanat UU untuk memperhatikan keterwakilan perempuan 30 persen di kepemiluan namun sampai hari ini belum tercapai, baik di penyelenggara maupun partisipasi pemilih. Karena itu kita perkuat sebagai suatu strategi untuk meningkatkan partisipatif perempuan.
Diharapkan adanya sosialisasi ini bisa membangkitkan kemampuan peran serta keterlibatan perempuan dalam penyelenggaraan pemilu.
Ida Budiarti memberikan materi dalam sosialisasi pengawasan Pemilu Partisipatif
Ida Budiarti mengatakan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan juga perempuan untuk menyongsong Pemilu 2024.
" Bawaslu yang diberikan mandat untuk melakukan fungsi pengawasan dan juga penegakkan hukum serta edukasi kepada masyarakat untuk mengajak masyarakat aktif berpartisipasi melakukan fungsi kontrol sosial untuk Pemilu yang berkeadilan " ujarnya.
Penulis : Darul
Dok : Darul