KONSOLIDASI DEMOKRASI TERKAIT PENILAIAN DARI HASIL PEMILU DAN PILKADA 2024
|
Singkawang - Bawaslu, Bawaslu Kota Singkawang melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama DPC GMNI Kota Singakawang. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antar lembaga dalam upaya meningkatkan kualitas demokrasi, khususnya melalui penguatan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. 23/4/2026.
Pada konsolidasi ini pihak GMNI menyampaikan pandangan terkait demokrasi, khususnya dalam penilaian hasil Pemilu dan Pilkada Tahun 2024, baik pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, maupun Bupati dan Wakil Bupati. Selain itu, disampaikan pula harapan ke depan terhadap kinerja pimpinan di Bawaslu Kota Singkawang.
Bahwa dari sudut pandang GMNI, pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelumnya. Meskipun demikian, masih terdapat pembahasan terkait dugaan kecurangan. Di beberapa daerah, seperti Bengkayang (Desa Karimunting), belum terlihat peningkatan signifikan. Namun, secara umum, informasi terkait pemilu kini lebih cepat tersebar melalui media sosial hingga ke daerah-daerah.
Satra Wirawan selaku Anggota Bawaslu Kota Singkawang menyoroti praktik politik uang (money politics) yang masih menjadi tantangan utama dalam pemilu. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya sosialisasi pencegahan, praktik ini masih sulit diberantas dan membutuhkan waktu serta komitmen bersama. Dalam hal ini, mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan dapat berperan aktif dalam meminimalisir praktik tersebut.
Terkait peran penyelenggara, disampaikan bahwa penyelenggara telah berupaya menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, terdapat kendala dalam pelaporan politik uang, karena sanksi hukum yang diberikan kepada pelapor dan penerima dinilai sama berat, sehingga menimbulkan keraguan bagi masyarakat untuk melapor.
Penulis : Dita
Editor : Darul
Dok : Humas